Selasa, 08 Maret 2011

Susu Biji Nangka

Buah Nangka selama ini hanya dimakan dagingnya saja, sementara bijinya langsung dibuang menjadi sampah. Tapi dua warga Solo, yaitu Agata Nur Palupi dan Siti Rusminah, mempunyai ide kreatif.

Setelah melakukan sejumlah riset, Agata dan Siti menemukan jika biji nangka bisa diolah menjadi susu dan bergizi tinggi, yang tak jauh beda dengan susu kedelai.  Harga biji nangka sendiri relatif murah, sekitar Rp.2000/kg.

Memulai pengolahan, biji nangka direndam 12 jam ,hingga kulitnya terkelupas , lalu biji biji di rebus hingga empuk kemudian di blender dan disaring . Air biji nangka bisa ditambah gula atau penambah rasa lainnya,sesuai dengan selera. Setelah matang susu biji nangka siap saji saat masih hangat atau dingin.

" Awalnya pas kami pulang sekolah melihat banyak biji nangka berserakan, selama ini yang kami tahu biji nangka itu hanya direbus saja sebagai camilan. Dari situ kami berfikir,bisa digunakan untuk apa biji nangka itu " papar Siti Rusminah

Berdasarkan uji laboratorium, kandungan posfor dan kalsium susu biji nangka lebih tinggi daripada susu kedelai. Sementara kadar lemaknya justru lebih rendah. Biji nangka ternyata punya banyak manfaat, ampas saringan biji nangka bisa juga dimanfaatkan bahan pembuat kue.
(http://www.radiopatria.net/index.php?code=872)

Minggu, 06 Maret 2011

Khasiat ADAS


ADAS
 
Nama latin : Foeniculum vulgare Mill
Nama daerah : Hades; adase; Fenkel; Fennel; Denggu-denggu; Papaato; Alas; Landi; Adhas; Cedas; Adeh; Manih; Wala wunga; Kumpasi; Paapang; Rempasu
Deskripsi tanaman : Terna, tinggi 0,5-3 meter, batang beralur, tumbuh tegak. daun berbagi menyirip, berseludang dengan warna putih. Perbungaan berbentuk payung dengan 6-40 gagang bunga, mahkota bunga berwarna kuning. Buah berusuk-rusuk sangat nyata, panjang 4-6 milimeter, warna hijau pada waktu muda dan keabu-abuan setelah tua.
Habitat : Tumbuh secara liar di daerah Tosari dan dibudidayakan di pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 900 – 1.300 dpl.
Bagian tanaman yang digunakan: Buah
Kandungan kimia: limonena; minyak lemak; stigmasterin; umbeliferona; gula; saponin; flavonoida; polifenol

Khasiat :
Anti inflamasi, karminatif, diuretik, anti mikroba.

Resep tradisional:

Sembelit :
Adas 3 butir; Daun muda jambu biji 3 lembar; Kulit batang pulosari 1/2 jari; air 2 cangkir; Ramuan direbus hingga mendidih sampai diperoleh cairan 1 cangkir kemudian disaring, Bayi umur 3 bulan: sehari minum 5-7 kali, tiap kali 1 sendok teh; Bayi umur 6 bulan: sehari minum 3 kali, tiap kali 1 sendok makan; Anak umur 3 tahun: sehari minum 3 kali, tiap kali 2 sendok makan; Remaja: sehari minum 1 kali, tiap kali 1 cangkir

Batuk :
Adas 3 butir; Gula batu secukupnya; Air secukupnya; Daun sagamanis 7 lembar; Kulit batang pulosari 1 jari; Bawang merah 1 buah, Campuran ditambah air sedikit, lalu ditumbuk halus, kemudian dibungkus dengan daun pisang selanjutnya dikukus 15 menit, lalu diperas dengan kain bersih, Diminum sekaligus sebelum tidur

Sakit perut :
Adas 5 butir; Ketumbar 11 biji; Merica bolong 11 biji; Daun po’o segar 20 lembar; Air 2 cangkir; Kunyit 1/2 jari; Lempuyang wangi dibakar 1 biji; Temu kunci dibakar 3 biji; Temu kunci segar 3 biji; Kayu ules 1 biji, Campuran ditumbuk, kemudian dididihkan sampai memperoleh 1 cangkir, lalu disaring dengan kain bersih, Diminum sehari 2 kali.