Tidur dalam waktu yang sebentar atau tidur siang ternyata mampu membantu menurunkan tekanan darah meskipun saat itu anda sedang stres. Hal ini diungkapkan atas hasil penelitian terbaru yang diterbitkan pada jurnal internasional pengobatan dengan tingkah laku pada Rabu (02/03/2011).
Dalam penelitian ini, para peneliti di kampus Sarah Conklin of Allegheny di Meadville, Pennsylvania, melakukan penelitian pada 85 mahasiswa yang sehat, kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Salah satu kelompok berisi mahasiswa yang diberikan waktu untuk tidur siang selama satu jam perhari, dan kelompok yang lain tidak diberikan waktu untuk tidur siang. Kemudian kedua kelompok tersebut diberikan sebuah tes mental.
Dari penelitian itu ditemukan bahwa seluruh mahasiswa dari kedua kelompok mengalami kenaikan tekanan darah dan detak jantung saat diberikan tes mental. Namun, mereka yang terbiasa tidur siang minimal 45 menit sehari, secara signifikan memiliki tingkat kenaikan tekanan darah yang lebih rendah daripada mereka yang tidak tidur siang.
Para peneliti menyimpulkan bahwa tidur siang setidaknya selama 45 menit dapat membantu seseorang yang sedang stres menurunkan tekanan darah mereka dan menjaga kesehatan jantung mereka.
"Penemuan kami mengatakan bahwa tidur siang dapat memberikan keuntungan bagi (organ) kardiovaskuler dengan cara mengakselerasi proses penyembuhan kardiovaskuler selama stres." ungkap salah seorang ilmuwan yang terlibat dalam penelitian tersebut.
(http://www.radiopatria.net/index.php?code=870)
Selasa, 08 Maret 2011
Alang - alang
Imperata cylindrica (L.) Beauv. var. mayor (Nees) C.E.Hubb
KLASIFIKASI :
Alang-alang disebut Imperata cylindrica (L.) Beauv. var. mayor (Nees) C.E.Hubb.,atau Imperata arundinacea Cyrillo atau Lagurus cylindricus L. termasuk ke dalam famili tumbuhan Gramineae atau Poaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah ìlalang, hilalang atau kambengan.
SIFAT KIMIAWI :
Tumbuhan ini kaya dengan berbagai kandungan kimia yangsudah diketahui, a.l :Manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid,coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, logam alkali.
EFEK FARMAKOLOGIS :
Tumbuhan ini bersifat : anti piretik (menurunkanpanas), diuretik, (peluruh kemih), hemostatik ( menghentikan pendarahan),menghilangkan haus, masuk meridian paru lambung dan usus kecil. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa manis dan sejuk.
PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DANCARA PENGGUNAANYA
- Muntahdarah. Akar segar 30 - 60 gram, dicuci bersih, dipotong-potong, digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Minum setelah dingin.
- Mimisan. Akar segar dicuci bersih,ditumbuk dan diperas airnya sampai terkumpul 100 cc, minum. Atau 30 gram akar segar dicuci bersih lalu digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas,minum.
- Airkemih berdarah. Rebus 100 gram akar segar dengan 2.000 cc air sampai tersisa 1.000 cc.
- Kencingnanah. Akar segar 300 gr dicuci bersih, dipotong-potong seperlunya, digodok dengan 2.000 cc air bersih sampai tersisa 1.200 cc, ditambah gula batu secukupnya. Dibagi 3 kali minum atau sebagai teh. Sepuluh hari untuk 1 cure.
- Hepatitisakut menular. Akar ákering 60 gram digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Dibagi 2 kali minum. 10 hari untuk 1 cure.
- Rasahaus pada penyakit campak. Rebus 30 grakar, minum sebagai teh.
- Radang ginjal akut. Cucibersih 60- 120 gr akar segar, dipotong-potong seperlunya dan digodok dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas air. Dibagi untuk 2 - 3 kali minum. Rebus 60 - 120 gram pegagan segar, minum secara rutin.
Campak / Gabagen
Campak adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, lemas, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan bintik merah di kulit (ruam kulit).
Penyebab
Penyebabnya virus morbili (paramiksovirus).
Virus ini terdapat dalam darah dan sekret (cairan) nasofaring (jaringan antara tenggorokan dan hidung) pada masa gejala awal (prodromal) hingga 24 jam setelah timbulnya bercak merah di kulit dan selaput lendir.
Cara penularan melalui droplet dan kontak, yakni karena menghirup percikan ludah (droplet) dari hidung, mulut maupun tenggorokan penderita morbili/campak.
Artinya, seseorang dapat tertular Campak bila menghirup virus morbili, bisa di tempat umum, di kendaraan atau di mana saja. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada. Masa inkubasi adalah 10-14 hari sebelum gejala muncul.
Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.
Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun).
Orang-orang yang rentan terhadap campak adalah:
• bayi berumur lebih dari 1 tahun
• bayi yang tidak mendapatkan imunisasi
• remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua.
Gejala
Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari (referensi lain menyebutkan sekitar 10-20 hari, 2-5 hari) setelah terinfeksi, yaitu berupa:
- nyeri tenggorokan
- sariawan
- hidung meler
- batuk
- nyeri otot
- demam
- mata merah
- fotofobia (rentan terhadap cahaya, silau).
Namun, gejala ini tidak semuanya terjadai pada tiap penderita tergantung dari stamina masing-masing.Gejala klinis dibagi menjadi 3 stadium, yakni:
• Stadium awal (prodromal)
• Stadium timbulnya bercak (erupsi)
• Stadium masa penyembuhan (konvalesen)
Stadium awal (prodromal)
Pada umumnya berlangsung sekitar 4-5 hari, ditandai dengan: panas, lemas (malaise), nyeri otot, batuk, pilek, mata merah, fotofobia (takut cahaya), diare karena adanya peradangan saluran pernapasan dan pencernaan.
Pada stadium ini, gejalanya mirip influenza.
Namun diagnosa ke arah Morbili dapat dibuat bila 2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik).di dinding pipi bagian dalam (mukosa bukalis) dan penderita pernah kontak dengan penderita morbili dalam 2 minggu terakhir.
Stadium timbulnya bercak (erupsi)
Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal muncul terjadi sekitar 2-5 hari setelah stadium awal. Ditandai dengan: demam meningkat, bercak merah menyebar ke seluruh tubuh, disertai rasa gatal. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan tungkai, sedangkan ruam di wajah mulai memudar. Selanjutnya gejala tersebut akan menghilang sekitar hari ketiga.
Kadang disertai diare dan muntah.
Pada puncak penyakit, penderita merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang.
Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 hari hingga 7 hari.
Stadium masa penyembuhan (konvalesen)
Pada stadium ini, gejala-gejala di atas berangsur menghilang. Suhu tubuh menjadi normal, kecuali ada komplikasi.
Komplikasi
Pada anak yang sehat dan gizinya cukup, campak jarang berakibat serius. Namun komplikasi dapat terjadi karena penurunan kekebalan tubuh sebagai akibat penyakit Campak. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak:
1. Infeksi bakteri : Pneumonia dan Infeksi telinga tengah
2. Kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga pendeita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan
3. Ensefalitis (radang otak) terjadi pada 1 dari 1,000-2.000 kasus.
4. Bronkopnemonia (infeksi saluran napas)
5. Otitis Media (infeksi telinga)
6. Laringitis (infeksi laring)
7. Diare
8. Kejang Demam (step)
Diagnosa
Untuk mendiagnosa dapat dilakukan dengan:
- Secara klinis, yakni berdasarkan riwayat timbulnya penyakit (anamnesa) dan pemeriksaan fisik (physic diagnostic) seperti berdasarkan gejala dan ruam kulit yang khas.
- Pemeriksaan Penunjang, antara lain: pemeriksaan darah, serologis dan biakan virus (mahal).
Diagnosa Banding
Artinya, kemungkinan penyakit lain yang mirip dengan Campak, diantaranya:
• German measles
• Eksantema subitum
• Infeksi virus lain
• Infeksi Stafilokokus, dan lain-lain.
Pengobatan
Sebenarnya tidak ada pengobatan khusus untuk campak.
Ada dua cara pengobatannya. Untuk Campak dalam kondisi yang tidak berbahaya, cukup dengan:
• Rawat jalan
• Cukup mengkonsumsi cairan dan kalori
• Pengobatan simptomatis, artinya mengurangi gejalanya saja, semisal: obat penurun panas (parasetamol / asetaminofen), obat batuk, dan lainnya. Yang terpenting adalah memperbaiki keadaan umum.
• Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotic.
Dalam kondisi yang lebih akut sebaiknya:
Perlu rawat inap (opname)
Penatalaksanaan sesuai Standard Operational Procedure (sop) atau Prosedur Tetap.
Yang ini Pre Memori aja ya. (PM)
Pencegahan
Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi/campuran dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps/gondongan, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas. Dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.
Jika hanya mengandung campak, vaksin campak untuk bayi diberikan pada usia 9 bulan.
Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi/campuran dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps/gondongan, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas. Dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.
Jika hanya mengandung campak, vaksin campak untuk bayi diberikan pada usia 9 bulan.
Biji Nangka Jadi Minuman
Pernah gak berfikir kalo ternyata “beton” yang seakan-akan limbah itu ternyata mempunyai kandungan gizi yang tinggi bahkan jika dijadikan sebagai “Susu Beton” maka nilai gizi yang terkandung ternyata lebih baik dari “SuLe” alias “Susu Kedele” yang sekarang sedang popular.
Oh iya hampir lupa, selain bergizi tinggi dan mudah serta murah meriah, biji nangka juga diharapkan oleh para peneliti gizi di Indonesia bisa menggantikan atau setidaknya mengurangi konsumsi gandum yang selama ini masih import dari luar dengan kata lain biji nangka diharapkan bisa diolah menjadi tepung biji nangka yang sangat bergizi, semoga saja.
Perbandingan nilai kandungan antara susu “beton” dan Susu Kedelai dalam setiap 100 g
NO. | SUSU BIJI NANGKA | gram | SUSU KEDELAI | gram |
1 | karbohidrat | 18.74 gr | karbohidrat | 3.6 gr |
2 | Lemak | 0.23 gr | Lemak | 1.5 gr |
3 | kalsium | 39.39 mg | Kalsium | 18 mg |
4 | protein | 0.29 gr | Protein | 2.8 gr |
Dan masih banyak lagi keunggulan lainnya yang masih dalam proses penelitian.
dari tabel terlihat jelas bahwa susu biji Nangka mengandung lebih banyak kalsium namun rendah lemak.
Pemanfaatan biji nangka sebagai susu
seperti halnya pembuatan susu kedelai, untuk membuat susu “ beton “ atau susu biji nangka ini memerlukan proses yang tidak terlalu sulit namun memakan waktu yang lumayan lama karena untuk membuat susu “beton”, biji nangka harus di rendam air hangat terlebih dahulu minimal 12 jam berikut detail cara pembuatan susu biji nangka
- biji nangka direndam dalam air selama 12 jam hingga kulit luar dari biji nangka tersebut terkelupas
- bersihkan seluruh kulit luarnya yang keras ( berwarna putih ke abu-abuan )
- direbus sampai empuk
- setelah empuk, dinginkan kemudian dihaluskan dengan ditumbuk atau di blender lalu saring dengan kain yang halus
- air hasil saringan di rebus kembali dengan api kecil dan diberi madu atau gula sesuai selera, bisa juga diberi penambah rasa makanan agar rasanya sebagai contoh ditambahkan essense Strawberry lebih nikmat
Keripik biji nangka
Selain untuk membuat susu, biji nangka juga bisa dimanfaatkan untuk membuat keripik caranya yaitu :
- biji nangka dibersihkan dari kulit luarnya
- dipotong tipis-tipis kemudian dijemur atau di oven sampai kering
- setelah kering bisa di goreng layaknya keripik lainnya
- setelah makan tinggal ditaburi garam dan cabe bubuk agar rasanya tambah nikmat
selain cara diatas bisa juga cara lainnya yaitu seperti dalam proses pembuatan kerupuk
- biji nangka dibersihkan dari kulit luarnya
- kemudian di kukus atau direbus sampai lunak
- lalu dihancurkan sampai halus serta beri sedikit terigu dan sagu secukupnya
- tambahkan bumbu rempah-rempah sesuai yang dinginkan
- dicampur samai merata dan dibentuk lonjong
- di rebus sampai matang dan tiriskan
- dipotong tipis sesuai selera kemudian jemur sampai kering
- tinggal digoreng dan yummiiieee….
Keripik Biji Nangka
Semua orang membutuhkan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral yang diperoleh dari buah-buahan tersebut.Salah satu buah yang diminati di Indonesia adalah buah nangka untuk dikonsumsi.Nangka merupakan tanaman pohon dan bercabang banyak. Daunnya kaku berbentuk lonjong, permukaan bagian atas daun lebih licin dan berwarna terang daripada bagian bawah daun. Buahnya berukuran besar dan berbentuk bulat lonjong, permukaannya kasar dan berduri. Nangka dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 10-20 meter. Tanaman ini mulai berbuah setelah berumur tiga tahun. Panjang buah berkisar antara 30-90 cm, sedangkan bijinya berukuran lebih kurang 3,5 cm. Tanaman nangka termasuk spesies Arthocarphus heterophilus, Genus Arthocarpus, Familia Moracea, Ordo Urtilcales, dan Subklas Dicotyledonae. Umumnya buah nangka dijadikan buah meja yang dikonsumsi setelah makan.Tanaman ini berasal dari India Bagian Selatan kemudian menyebar ke daerah tropis lainnya seperti Indonesia.(Sri Suharti,1993)
Biji nangka merupakan bahan yang sering terbuang setelah dikonsumsi walaupun ada sebagian kecil masyarakat yang mengolahnya untuk dijadikan makanan misalnya direbus atau dibakar dan digunakan sebagai makanan ternak padahal banyak terdapat kandungan zat yang bermanfaat didalam biji nangka tersebut.
Bahan yang umum diolah menjadi keripik adalah daging buah nangka karena rasanya yang manis sedangkan biji tidak dimanfaatkan dengan optimal atau menjadi limbah, biasanya pemilik pabrik membuang atau menanam kembali biji nangka tersebut dilahannya. Hal itu sangat disayangkan karena biji nangka yang terdapat dalam buah nangka belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal biji nangka memiliki beberapa kandungan yang dapat dimanfaatkan, diantaranya adalah kandungan pati, protein, lemak dan lainnya.
Untuk menambah kegunaan biji nangka dapat dimanfaatkannya menjadi bahan baku pembuatan aneka macam makanan yang mempunyai kandungan gizi yang cukup banyak. Sehingga biji nangka yang tadinya belum dimanfaatkan dapat diubah menjadi produk yang bernilai ekonomis.Salah satunya biji nangka diolah menjadi keripik.
Berdasarkan kondisi bahwa banyak biji nangka yang belum dimanfaatkan secara optimal padahal biji nangka mempunyai nilai gizi yang baik maka biji nangka tersebut diolah menjadi keripik.Selain mengoptimalkan manfaatnnya sekaligus menambah nilai ekonomis biji nangka tersebut.
Pembuatan keripik merupakan salah satu cara mengawetkan makanan supaya dapat bertahan lebih lama.Produk yang diolah menjadi keripik adalah buah-buahan dan sayuran.Hal tersebut dilakukan biasanya karena berlimpahnya sumber makanan dan mengurangi terjadi pembusukan sumber makanan tersebut sehingga perlu dilakukan pengolahan makanan dengan cara membuat keripik.Pembuatan keripik juga akan mengurangi kerugian akibat pembusukan yang terjadi atau hasil produksi yang tidak sesuai dengan pasar.Selain itu,hasil produksi pertanian yang diolah menjadi keripik akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena harganya yang lebih tinggi daripada tidak diolah menjadi keripik.
Keripik merupakan makanan yang dikeringkan dengan menggunakan cara konvensional maupun dengan cara modern.Pada jaman dahulu membuat suatu keripik dengan menggoreng di sebuah penggorengan.Namun pada jaman sekarang telah menggunakan mesin-mesin modern misalnya vacuum frying meskipun penggorengan tetap digunakan pada industri kecil.Pembuatan keripik dilakukan untuk membuat makanan lebih tahan lama sehingga dapat dibawa ke tempat yang jauh.
Buah-buahan adalah makanan yang sering dijadikan menjadi keripik.Karena berlimpahnya buah-buahan saat panen atau hasil produksi yang tidak sesuai dengan pasar sehingga tidak laku di pasaran.Buah-buahan memang sangat digemari oleh masyarakat sehingga pembuatan keripik menjadi salah satu menikmati buah-buahan.Bagian buah yang sering digunakan adalah daging buahnyatermasuk pada buah nangka.Karena daging buah tersebut mempunyai banyak kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh.
Kita sering menjumpai keripik dari buah-buahan dan sayur namun keripik dari biji buah jarang ditemui.Biji buah memang belum dimanfaatkan secara maksimal karena memang biji dikenal bukan sebagai makanan melainkan biji digunakan dalam pembudidayaan tanaman.Biji buah-buahan pada dasarnya mempunyai kandungan zat yang juga bermanfaat untuk tubuh namun memang biji buah belum lazim diolah menjadi makanan.Biji nangka adalah salah satunya.Masyarakat pedesaan memanfaatkan biji nangka atau yang lebih dikenal dengan nama “Beton” menjadi sebuah makanan yang bergizi.Biasanya biji nangka diolah dengan cara direbus atau dibakar.
Biji nangka merupakan sumber karbohidrat (36,7 g/100 g), protein (4,2 d/100 g), dan energi (165 kkal/100 g), sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Biji nangka juga merupakan sumber mineral yang baik. Kandungan mineral per 100 gram Biji nangka adalah fosfor (200 mg), kalsium (33 mg), dan besi (1,0 mg). Selain dapat dimakan dalam bentuk utuh, biji nangka juga dapat diolah menjadi tepung. Selanjutnya dari tepungnya dapat dihasilkan berbagai makanan olahan.(Made Astawan.2007)
Dan yang paling banyak adalah karbohidrat.Pada dasarnya biji nangka dapat diolah menjadi makanan misalnya dengan direbus namun banyak produk makanan yang bisa diolah dari biji nangka tersebut.Salah satunya adalah mengolah biji nangka menjadi keripik yang enak dan bergizi.
Keripik biji nangka memang tidak berbeda dari keripik-keripik dari bahan makanan yang lain. Namun yang membedakan adalah bahan dasarnya yang berasal dari biji. Biji nangka terdiri dari 3 lapisan yaitu yang pertama lapisan kulit luar yang berwarna kuning,lapisan kedua berwarna putih kecoklatan dan daging biji.Bagian daging biji ini yang digunakan sebagai bahan baku keripik.Pada daging biji nangka banyak mengandung karbohidrat.
Dalam pembuatan keripik biji nangka ini, proses pembuatannya sama seperti pembuatan keripik pada umumnya.Biji nangka memang lebih mudah ditemukan meskipun tidak musim buah nangka.Dengan murahnya harga bahan dasar pendukung pembuatan keripik maka penjualannya juga akan menghasilkan keuntungan yang maksimal.Hal ini dikarenakan belum banyak yang membuat keripik biji nangka sehingga persaingan masih belum tinggi.
Masyarakat pada umumnya mengutamakan kualitas barang dan rasa, oleh karena itu pembuatan keripik biji nangka harus sesuai dengan pembuatan keripik-keripik yang lain.Pertama,biji nangka dicuci dengan air bersih sampai bersih kemudian direbus sampai matang.Setelah matang kulit biji yang masih melapisi biji nangka tersebut dikupas kemudian dipotong tipis-tipis.Biji nangka yang telah dipotong tipis-tipis, dikeringkan dengan bantuan sinar matahari maupun dengan oven.Setelah kering, kemudian di goreng sampai matang dan siap disajikan.
Selain dengan menggunakan cara seperti yang telah tercantum diatas, dapat juga dengan menggunakan cara pembuatan kerupuk yaitu dengan menghaluskan bahan dasar yaitu biji nangka.Namun biji nangka tersebut harus direbus sampai empuk lalu dihaluskan sampai halus kemudian ditambah dengan tepung terigu dan bahan-bahan yang lain sesuai selera.Kemudian direbus sampai matang.Setelah matang diiris sesuai selera lalu dikeringkan dan digoreng sampai matang.
Biji nangka dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan makanan yaitu keripik.Karena memang biji nangka mempunyai kandungan zat yang bermanfaat untuk tubuh dan tidak kalah dari sumber makanan yang lain.Dengan pembuatan keripik biji nangka dapat meningkatkan nilai jual biji nangka yang awalnya tidak mempunyai nilai jual sehingga biji nangka mempunyai nilai ekonomis dan tidak terbuang sia-sia menjadi sampah atau limbah.
Biji nangka merupakan bahan yang sering terbuang setelah dikonsumsi walaupun ada sebagian kecil masyarakat yang mengolahnya untuk dijadikan makanan misalnya direbus atau dibakar dan digunakan sebagai makanan ternak padahal banyak terdapat kandungan zat yang bermanfaat didalam biji nangka tersebut.
Bahan yang umum diolah menjadi keripik adalah daging buah nangka karena rasanya yang manis sedangkan biji tidak dimanfaatkan dengan optimal atau menjadi limbah, biasanya pemilik pabrik membuang atau menanam kembali biji nangka tersebut dilahannya. Hal itu sangat disayangkan karena biji nangka yang terdapat dalam buah nangka belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal biji nangka memiliki beberapa kandungan yang dapat dimanfaatkan, diantaranya adalah kandungan pati, protein, lemak dan lainnya.
Untuk menambah kegunaan biji nangka dapat dimanfaatkannya menjadi bahan baku pembuatan aneka macam makanan yang mempunyai kandungan gizi yang cukup banyak. Sehingga biji nangka yang tadinya belum dimanfaatkan dapat diubah menjadi produk yang bernilai ekonomis.Salah satunya biji nangka diolah menjadi keripik.
Berdasarkan kondisi bahwa banyak biji nangka yang belum dimanfaatkan secara optimal padahal biji nangka mempunyai nilai gizi yang baik maka biji nangka tersebut diolah menjadi keripik.Selain mengoptimalkan manfaatnnya sekaligus menambah nilai ekonomis biji nangka tersebut.
Pembuatan keripik merupakan salah satu cara mengawetkan makanan supaya dapat bertahan lebih lama.Produk yang diolah menjadi keripik adalah buah-buahan dan sayuran.Hal tersebut dilakukan biasanya karena berlimpahnya sumber makanan dan mengurangi terjadi pembusukan sumber makanan tersebut sehingga perlu dilakukan pengolahan makanan dengan cara membuat keripik.Pembuatan keripik juga akan mengurangi kerugian akibat pembusukan yang terjadi atau hasil produksi yang tidak sesuai dengan pasar.Selain itu,hasil produksi pertanian yang diolah menjadi keripik akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena harganya yang lebih tinggi daripada tidak diolah menjadi keripik.
Keripik merupakan makanan yang dikeringkan dengan menggunakan cara konvensional maupun dengan cara modern.Pada jaman dahulu membuat suatu keripik dengan menggoreng di sebuah penggorengan.Namun pada jaman sekarang telah menggunakan mesin-mesin modern misalnya vacuum frying meskipun penggorengan tetap digunakan pada industri kecil.Pembuatan keripik dilakukan untuk membuat makanan lebih tahan lama sehingga dapat dibawa ke tempat yang jauh.
Buah-buahan adalah makanan yang sering dijadikan menjadi keripik.Karena berlimpahnya buah-buahan saat panen atau hasil produksi yang tidak sesuai dengan pasar sehingga tidak laku di pasaran.Buah-buahan memang sangat digemari oleh masyarakat sehingga pembuatan keripik menjadi salah satu menikmati buah-buahan.Bagian buah yang sering digunakan adalah daging buahnyatermasuk pada buah nangka.Karena daging buah tersebut mempunyai banyak kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh.
Kita sering menjumpai keripik dari buah-buahan dan sayur namun keripik dari biji buah jarang ditemui.Biji buah memang belum dimanfaatkan secara maksimal karena memang biji dikenal bukan sebagai makanan melainkan biji digunakan dalam pembudidayaan tanaman.Biji buah-buahan pada dasarnya mempunyai kandungan zat yang juga bermanfaat untuk tubuh namun memang biji buah belum lazim diolah menjadi makanan.Biji nangka adalah salah satunya.Masyarakat pedesaan memanfaatkan biji nangka atau yang lebih dikenal dengan nama “Beton” menjadi sebuah makanan yang bergizi.Biasanya biji nangka diolah dengan cara direbus atau dibakar.
Biji nangka merupakan sumber karbohidrat (36,7 g/100 g), protein (4,2 d/100 g), dan energi (165 kkal/100 g), sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Biji nangka juga merupakan sumber mineral yang baik. Kandungan mineral per 100 gram Biji nangka adalah fosfor (200 mg), kalsium (33 mg), dan besi (1,0 mg). Selain dapat dimakan dalam bentuk utuh, biji nangka juga dapat diolah menjadi tepung. Selanjutnya dari tepungnya dapat dihasilkan berbagai makanan olahan.(Made Astawan.2007)
Dan yang paling banyak adalah karbohidrat.Pada dasarnya biji nangka dapat diolah menjadi makanan misalnya dengan direbus namun banyak produk makanan yang bisa diolah dari biji nangka tersebut.Salah satunya adalah mengolah biji nangka menjadi keripik yang enak dan bergizi.
Keripik biji nangka memang tidak berbeda dari keripik-keripik dari bahan makanan yang lain. Namun yang membedakan adalah bahan dasarnya yang berasal dari biji. Biji nangka terdiri dari 3 lapisan yaitu yang pertama lapisan kulit luar yang berwarna kuning,lapisan kedua berwarna putih kecoklatan dan daging biji.Bagian daging biji ini yang digunakan sebagai bahan baku keripik.Pada daging biji nangka banyak mengandung karbohidrat.
Dalam pembuatan keripik biji nangka ini, proses pembuatannya sama seperti pembuatan keripik pada umumnya.Biji nangka memang lebih mudah ditemukan meskipun tidak musim buah nangka.Dengan murahnya harga bahan dasar pendukung pembuatan keripik maka penjualannya juga akan menghasilkan keuntungan yang maksimal.Hal ini dikarenakan belum banyak yang membuat keripik biji nangka sehingga persaingan masih belum tinggi.
Masyarakat pada umumnya mengutamakan kualitas barang dan rasa, oleh karena itu pembuatan keripik biji nangka harus sesuai dengan pembuatan keripik-keripik yang lain.Pertama,biji nangka dicuci dengan air bersih sampai bersih kemudian direbus sampai matang.Setelah matang kulit biji yang masih melapisi biji nangka tersebut dikupas kemudian dipotong tipis-tipis.Biji nangka yang telah dipotong tipis-tipis, dikeringkan dengan bantuan sinar matahari maupun dengan oven.Setelah kering, kemudian di goreng sampai matang dan siap disajikan.
Selain dengan menggunakan cara seperti yang telah tercantum diatas, dapat juga dengan menggunakan cara pembuatan kerupuk yaitu dengan menghaluskan bahan dasar yaitu biji nangka.Namun biji nangka tersebut harus direbus sampai empuk lalu dihaluskan sampai halus kemudian ditambah dengan tepung terigu dan bahan-bahan yang lain sesuai selera.Kemudian direbus sampai matang.Setelah matang diiris sesuai selera lalu dikeringkan dan digoreng sampai matang.
Biji nangka dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan makanan yaitu keripik.Karena memang biji nangka mempunyai kandungan zat yang bermanfaat untuk tubuh dan tidak kalah dari sumber makanan yang lain.Dengan pembuatan keripik biji nangka dapat meningkatkan nilai jual biji nangka yang awalnya tidak mempunyai nilai jual sehingga biji nangka mempunyai nilai ekonomis dan tidak terbuang sia-sia menjadi sampah atau limbah.
Langganan:
Postingan (Atom)
